Senin, 30 April 2018

Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!!

Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!! - Hallo sahabat Berita Terbaru 2017, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!!, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel #2019GantiPresiden, Artikel #DiaSibukKerja, Artikel GP Ansor, Artikel Jokowi, Artikel Pilpres 2019, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca. Jasa Pembuatan Website | Servis AC Kemang | Servis AC Pondok Indah | Servis AC Jaksel

Judul : Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!!
link : Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!!
Menyediakan : Jasa Pembuatan Website | Servis AC Kemang | Servis AC Pondok Indah | Servis AC Jaksel

Baca juga


Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!!


Sejumlah masyarakat mengenakan kaus #2019GantiPresiden saat kegiatan Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Jakarta, 29 April 2018. Masyarakat yang mengikuti aksi ini mengaku membeli kaos dan atribut lainnya tersebut secara mandiri. TEMPO/Muhammad Hidayat
Jakarta, Berita Pojok - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas mengecam tindakan intimidasi yang terjadi saat car-free day (CFD), Jakarta, pada Ahad, 29 April 2018. Dia mengatakan itu merupakan tindakan yang tidak beradab.
“Boleh saja orang kampanye ganti presiden, tapi lakukan dengan cara yang baik, bukan cara intimidasi seperti kemarin,” kata Yaqut saat dihubungi Tempo pada Senin, 30 April 2018.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, sekelompok orang berkaus #2019GantiPresiden mengintimidasi beberapa orang lain yang memakai kaus #DiaSibukKerja saat CPD di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada Ahad, 29 April 2018. Video berdurasi dua setengah menit itu diunggah akun YouTube Jakartanicus.
Dalam video, seorang lelaki berkaus putih bertuliskan #DiaSibukKerja berjalan sambil disoraki kerumunan berkaus #2019GantiPresiden. Kerumunan mengipas-ngipasinya dengan duit pecahan Rp 100 ribu dan mendesak dia mengaku telah dibayar supaya mau ikut gerakan #DiaSibukKerja.
Selain terhadap lelaki itu, intimidasi serupa dialami seorang ibu dan anak lelakinya. Si ibu awalnya tidak menanggapi olok-olok dari kerumunan yang meneriaki “nasi kotak” dan “sawer”. Tapi dia marah begitu anaknya menangis ketakutan karena dikerumuni dan diteriaki.
Menurut Yaqut, tanda-tanda akan terjadinya tindakan seperti itu sudah lama muncul. Tanda-tandanya, ujar dia, terlihat dari aktivitas masyarakat di media sosial. “Masyarakat sudah terbelah. Tinggal tunggu pintu masuk untuk terjadi konflik horizontal,” tuturnya.
Yaqut meminta pemerintah bergerak cepat mencegah potensi konflik itu terjadi. Dia juga sudah memberi arahan kepada anggota GP Ansor agar tetap tenang. Dia meminta anggota tidak buru-buru menghakimi dan dapat melihat persoalannya secara utuh.
Selain itu, Yaqut mengatakan GP Ansor siap memberikan bantuan kepada korban intimidasi. “Lembaga Bantuan Hukum Ansor siap,” ucapnya.

Sumber : TEMPO.CO


Demikianlah Artikel Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!!

Sekianlah artikel Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!! kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya. Jual-Beli Komputer dan laptop depok | Servis AC Kemang | Servis AC Pondok Indah | Servis AC Jaksel

Anda sekarang membaca artikel Soal Insiden Intimidasi di CFD, GP Ansor: Tindakan Yang Tidak Beradab !!! dengan alamat link https://beritaterbaru7-q.blogspot.com/2018/04/soal-insiden-intimidasi-di-cfd-gp-ansor.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar